Apartemen Kelas Menengah Bukan Investasi Lagi

Jan 30 2012

JAKARTA, KOMPAS.com - Apartemen untuk kelas menengah mengalami pergeseran tren. Bila awalnya dijadikan lahan investasi, kini apartemen dibeli dan digunakan untuk tempat tinggal.

Menurut Associate Director Research and Advisory Cushman and Wakefield Indonesia, Arief Rahardjo, saat ditemui dalam acara Property Market Outlook 2012 di Jakarta, Selasa (13/11/2011), tren ini sudah terlihat sejak 2011 dan akan berlanjut pada 2012.

Apartemen awalnya untuk kalangan upper class, lalu bergeser masuk ke kelas middle atau menengah. Melihat sambutan market-nya bagus, tren terus berlanjut. Apalagi kontribusi penjualan untuk kelas menengah memang paling banyak

“Apartemen awalnya untuk kalangan upper class, lalu bergeser masuk ke kelas middle atau menengah. Melihat sambutan market-nya bagus, tren terus berlanjut. Apalagi kontribusi penjualan untuk kelas menengah memang paling banyak,” ujarnya.
Beralihnya investor menjadi end user, kata Arief, karena faktor sulitnya aksesibilitas di perkotaan.

End user para keluarga muda, atau orang Indonesia yang sempat sekolah di luar negeri dan kembali lagi bekerja di dalam negeri. Aksesibiltas sulit, mereka memilih tinggal di apartemen,” katanya.

Apartemen yang akan berkembang baik, lanjutnya, tentu yang berada di sekitar kawasan CBD Jakarta atau tengah kota. Saat ini, permintaan melalui pre sale cukup meningkat dan diperkirakan mencapai 63 persen pada 2012.

Link: http://properti.kompas.com/read/2011/12/14/11043366/Apartemen.Kelas.Menengah.Bukan.Investasi.Lagi

 

Leave a Reply

Name

Mail (will not be published)

Website