Ditunggu, Presiden Properumahan

May 26 2014

Rabu, 9 Juli 2014, Indonesia melaksanakan agenda besar, pemilihan presiden. Momentum politik ini menjadi titik awal menuju Indonesia yang lebih baik, termasuk di sektor perumahan. Apa yang harus dilakukan presiden terpilih? Apa pula yang mesti diprioritaskan?

Hingga detik ini, sektor hunian Tanah Air masih dihantui defisit perumahan (backlog), yang melambung ke angka 13,6 juta unit. Pada 2013 angka itu ditengarai sudah bergerak ke level 15 juta unit. Sungguh, bukan angka yang menggembirakan. Namun, angka itu lah yang harus ditekan hingga ke titik paling rendah. Oleh siapa? tentunya oleh presiden terpilih.

Indonesia membutuhkan waktu dua dasawarsa guna mengatasi tekanan backlog. Dalam penilaian Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), rentang waktu tersebut dibutuhkan karena jumlah penduduk produktif setiap tahunnya terus meningkat.

“Backlog kita sudah cukup tinggi, yakni 13,6 juta rumah sesuai sensus 2010. Kita butuh waktu sekitar 20 tahun untuk menyelesaikan kekurangan rumah ini,” kata Kepala Bidang Pemasaran dan Kerjasama BLU PPP Kemenpera Jusuf Hari Agung, di Jakarta, belum lama ini.

 

 

Link: http://www.investor.co.id/property/ditunggu-presiden-properumahan/85580

Leave a Reply

Name

Mail (will not be published)

Website