Reminder: Harga BBM Naik Rp 3.000, Properti Naik 15%

Oct 08 2014

JAKARTA – Jika pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp 3.000 per liter, harga properti diperkirakan naik berkisar 10 – 15%. Konsumen diimbau melakukan transaksi pembelian sebelum kebijakan tersebut direalisasikan.

Penaikkan harga BBM bersubsidi sebesar Rp 3.000 per liter akan disusul oleh lonjakan inflasi, yang berdampak terhadap penaikkan harga properti sekitar 10-15%. Untuk itu, saat ini adalah waktu tepat bagi para konsumen (end user) dan investor untuk membeli produk properti, baik rumah tapak (landed house) maupun apartemen.

Pemerintahan Jokowi – JK disebut-sebut bakal menaikkan harga BBM bersubsidi sebesar Rp 3.000 per liter, di mana jenis premium menjadi Rp 9.500 per liter, dan solar Rp 8.500 per liter. Jika kenaikan harga BBM bersubsidi sebesar Rp 3.000 per liter, baik secara bertahap maupun langsung akan meningkatkan inflasi sekitar 1,5%.

Menanggapi hal tesebut, Komisaris PT Prioritas Land Indonesia (PLI) Victor Irawan berpendapat, tingginya laju tingkat inflasi tersebut akan meningkatkan harga bahan bangunan. Peningkatan harga bahan bangunan bakal berimbas pada penaikan harga properti sekitar 10 – 15 % dari harga rata- rata saat ini.

http://id.beritasatu.com/property/harga-bbm-naik-rp-3000-properti-naik-15/96477

 

Leave a Reply

Name

Mail (will not be published)

Website