Pengembang Beralih ke Perkantoran

Jul 22 2012

 

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengembang tengah berancang-ancang membangun gedung perkantoran, setelah sebelumnya fokus pada pasar residensial dan ritel. Maraknya pembangunan perkantoran ini ditargetkan rampung pada 2015 sehingga pasokan perkantoran relatif masih rendah sampai 2014.

” Gedung berkualitas grade A meningkat paling tinggi akibat menipisnya ruang, sementara permintaan masih cukup besar,.
– Todd Lauchlan “

“Kondisi sekarang ini mirip pertengahan tahun 90-an, yaitu terjadi booming properti di Jakarta. Pengembang fokus ke perkantoran, jika sebelumnya pada tahun 2000-an mereka membangun residensial dan ritel,” kata Head of Research Konsultan properti Jones Lang LaSalle, Anton Sitorus, saat menyampaikan paparan kuartal II – 2012 di Jakarta, Rabu (18/7/2012).

Anton mengatakan, minat pengembang membangun sektor perkantoran tak lepas dari tingginya permintaan ruang perkantoran. Tingginya permintaan itu disebabkan ekspansi perusahaan berbagai industri di Indonesia yang tumbuh seiring pertumbuhan ekonomi dan bisnis, serta perluasan kantor-kantor cabang milik perusahaan-perusahaan di Indonesia. Permintaan ruang kantor tersebut didominasi oleh perusahaan perbankan, gas, keuangan dan lainnya.

Country Head Jones Lang LaSalle Indonesia Todd Lauchlan menambahkan, bahwa permintaan ruang kantor ini akan berlanjut dan terus menguat selama dua tahun ke depan. Dari data Jones Lang LaSalle, permintaan ruang kantor paling tinggi masih di kawasan Central Business Distric (CBD) dengan tingkat hunian pada gedung perkantoran Grade A sebanyak 98,1 persen, Grade B sebesar 86,3 persen, dan Grade C sebesar 82,4 persen.

“Gedung berkualitas grade A meningkat paling tinggi akibat menipisnya ruang, sementara permintaan masih cukup besar,” ujarnya.

Sementara itu, perkantoran luar CBD Jakarta juga menunjukkan peningkatan. Angela Wibawa, Project Leasing Jones Lang LaSalle Indonesia mengatakan, penyerapan perkantoran di wilayah luar CBD meningkat sebesar 23 persen. Hal ini membuat total penyerapan dalam enam bulan pertama tahun ini sudah melebihi separuh penyerapan tahun lalu.

“Data ini menunjukkan, bahwa perkantoran luar CBD juga meningkat pesat,” katanya.

Pesatnya perkantoran luar CBD juga tercermin dari kenaikan harga sewa di daerah dengan rata-rata kenaikan harga sewa meningkat secara positif. Jakarta Selatan tercatat memiliki pertumbuhan harga sewa tertinggi dalam triwulan ini, yakni sebesar 5 persen.

 

Open Link

 

Baca juga artikel-artikel seputar properti menarik lainnya di:   http://grand-asia-afrika.com/category/tips/

 

 

Leave a Reply

Name

Mail (will not be published)

Website